Rumah > Berita > Pangsa pasar DRAM mendominasi, mengapa Samsung masih dikepung?

Pangsa pasar DRAM mendominasi, mengapa Samsung masih dikepung?

Perusahaan mengharapkan bahwa pangsa pasar DRAM global Samsung diperkirakan akan mencapai level tertinggi dalam tiga tahun. Selain itu, penurunan harga memori semikonduktor telah melambat. Dunia luar mengharapkan Samsung meningkatkan pendapatan. Namun, banyak analis telah menunjukkan bahwa Samsung Electronics masih penuh dengan banyak prospek. Kepastian.

Laporan media Korea "Ekonomi Harian" menunjukkan bahwa pada kuartal keempat tahun lalu, perusahaan TIK menunda investasi dan menyebabkan industri DRAM menjadi tertekan. Masih sulit untuk memastikan bahwa industri DRAM dapat mengembalikan kejayaan masa lalu di masa depan. Di sisi lain, perusahaan China menekan Samsung Electronics dengan harga murah di bidang panel, dan bisnis smartphone Samsung Electronics lambat untuk pulih. Sulit untuk meningkatkan pendapatan dengan cepat. Tidak hanya itu, Samsung Electronics harus menghadapi pembatasan ekspor Jepang, perselisihan perdagangan Sino-AS, dan tuntutan hukum wakil presiden.

Sejak September tahun lalu, harga DRAM terus anjlok. Penurunan ini tidak mulai melambat hingga Agustus tahun ini. Harga DRAM (harga transaksi DDR4 8Gb) pada bulan Agustus adalah 2,94 dolar AS, tingkat yang sama dengan bulan lalu. Secara khusus, harga memori flash NAND telah meningkat selama dua bulan, dan dunia luar mulai berharap bahwa harga telah mencapai titik terendah dan akan segera menuju rebound.

Namun, banyak analis percaya bahwa harga DRAM masih memiliki jalan panjang untuk pergi ke bawah. Meskipun IHS Markit memprediksi bahwa pangsa pasar DRAM Samsung akan mencapai 47% pada kuartal ketiga, industri semikonduktor Korea masih percaya bahwa meskipun DRAM tampaknya telah jatuh ke bawah, Permintaan dan persediaan DRAM belum pulih, dan terlalu dini untuk menilai apakah harga DRAM habis.

Sebagian besar analis percaya bahwa industri DRAM akan pulih dalam jangka panjang. Tetapi ada banyak pendapat berbeda tentang waktu rebound. Beberapa perkiraan percaya bahwa dengan perluasan 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik dan industri lainnya tahun depan, permintaan chip memori akan naik, pendapatan Samsung diperkirakan akan meningkat pada 2021.

Industri sekuritas menunjukkan bahwa laba kuartal ketiga Samsung Electronics diperkirakan akan membaik, tetapi sulit untuk kembali ke masa kejayaannya sebelumnya. Industri sekuritas memperkirakan bahwa pendapatan Samsung Electronics tahun ini adalah sekitar 27 triliun won, dan diperkirakan akan tumbuh menjadi sekitar 35 triliun won tahun depan. Namun, dibandingkan dengan laba tahun 2017 dan 2018 (sekitar 50 triliun won), masih ada ruang yang cukup untuk pertumbuhan.

Di sisi lain, meskipun bisnis semikonduktor menyumbang sebagian besar profitabilitas Samsung Electronics, ia juga harus memperhatikan pengembangan ponsel pintar dan tampilan. Sebagai contoh, meskipun Galaxy Note10 dan Galaxy Flod telah diterima dengan baik di paruh kedua tahun ini, peningkatan pendapatan aktual dan profitabilitas masih harus dilihat.

Dalam bisnis display, laporan terbaru dari Asiana Financial Management Institute menunjukkan bahwa OLED kecil mungkin kelebihan pasokan dalam waktu tiga tahun, dan respons perusahaan sangat penting. Peneliti Efek Investasi KTB Jin Liang Zai (transliterasi) menunjukkan bahwa lingkaran perusahaan Cina mulai memproduksi panel OLED secara massal tahun ini, yang dapat mempengaruhi kinerja tahun berikutnya.